Posted in Artikel

Tren Energi Indonesia yang Berkelanjutan dengan Energi Geothermal

Tren Energi Indonesia yang Berkelanjutan dengan Energi Geothermal

Indonesia adalah Negara yang kaya dari segi sumber daya energi, baik energi yang tidak terbarukan maupun energi yang terbarukan. Namun dalam eksplorasinya, Indonesia masih cenderung ke arah energi fosil yang merupakan energi tidak terbarukan, sedangkan untuk energi terbarukan masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Misalkan pada minyak, konsumsi energi pada minyak terus melambung tinggi, sementara permintaan akan minyak tersebut tidak diikuti dengan ketersediaan dan produksi minyak yang sesuai, sehingga harga minyak melambung dan ketergantungan akan impor di Indonesia menjadi semakin tinggi. Petroleum and Energy Economics Studies (CPEES) menyatakan bahwa cadangan minyak Indonesia saat ini sekitar 3,7 miliar barel. Dengan produksi minyak yang rata-rata 830 barel per hari dan diasumsikan tidak adanya cadangan minyak baru, maka cadangan minyak di Indonesia diramalkan akan habis dalam kurung waktu 12 Tahun.

1780724_573822139375816_2037466752_n

Semakin menipisnya ketersediaan energi tidak terbarukan dan belum lagi adanya isu lingkungan mengharuskan adanya perubahan dalam cara penggunaan energi. Ketergantungan energi ini memaksa kita untuk dapat beradaptasi dengan cara produksi dan konsumsi energi yang baru dan lebih berkelanjutan. Salah satu solusi untuk ketahanan energi dan pengembangan yang berkelanjutan ini adalah dengan mulai meningkatkan penggunaan energi dari sumber yang terbarukan (renewable energy). Begitu banyak sumber energi terbarukan yang ada di negeri ini, seperti biomasa, hydropower, surya, dan lain-lain. Namun salah satu yang paling menonjol dibandingkan yang lain adalah Energi Geothermal.

1780724_573822139375816_2037466752_n

Energi geothermal adalah energi yang tergolong banyak namun pemakaiannya masih sangat rendah. Dengan potensi energi mencakup 40 persen potensi geothermal di dunia, Indonesia bisa disebut sebagai pusat lumbung energi panas bumi dunia. Cadangan energi panas bumi seperti di Andalas atau Sumatra kebanyakan masih terabaikan dan tidak dimanfaatkan secara maksimal. Padahal cadangan energi panas bumi di Sumatra sendiri dapat mencapai 6,645 Megawatt electric (MWe) atau bisa dibilang setara dengan 50 persen dari total cadangan energi nasional yaitu sebesar 15,882Mwe. Direktur Pertamina Geothermal Energi, Ardiansyah mengatakan bahwa dari 29 gigawatt total potensi panas bumi di Indonesia, yang dimanfaatkan masih sekitar 1,2 gigawatt saja.

1780724_573822139375816_2037466752_n

Sangat disayangkan potensi tersebut tidak diikuti dengan produksi yang maksimal. Apalagi mengingat pemerintah telah mengatur serangkaian ketentuan dan regulasi pengelolaan energi geothermal. Seperti pada Keputusan Presiden nomor 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yang mengatur target pemanfaatan panas bumi dalam target bauran energi (energy mix) sebesar 5 persen masih belum bisa diwujudkan. Belum lagi peraturan yang didasarkan UU nomor 27 tahun 2003 tentang pemanfaatan panas bumi untuk energi listrik juga belum dapat dilakukan dengan maksimal. Yang terjadi hingga saat ini adalah energi geothermal hanya baru berkontribusi sebesar 1 persen, dan itupun dengan perkembangan yang tergolong lambat.

1780724_573822139375816_2037466752_n

Melihat fakta-fakta di atas, sudah seharusnya dilakukan multi-sourcing atau peralihan dari penggunaan energi tidak terbarukan dan memaksimalkan energi terbarukan seperti geothermal. Dengan memaksimalkan produksi energi geothermal, akan didapat banyak keuntungan di berbagai sektor. Penggunaan energi geothermal yang berkelanjutan akan mengurangi ketergantungan pada energi yang tidak terbarukan, terutama pada minyak dan batu bara. Energi geothermal merupakan energi yang tergolong ramah lingkungan dan handal. Pemanfaatan energi geothermal juga tidak hanya terbatas pada pembangkit listrik, tapi juga bisa pada sektor lain seperti pertanian, peternakan, industri, dan lain-lain. Sekarang adalah saat yang paling tepat untuk beralih ke energi geothermal sebagai jawaban dari krisis energi yang ada di Indonesia.

Energi geothermal untuk masa depan energi yang lebih baik!

Referensi:

Oleh:

Goldwin Caesar Situngkir (Magatrika 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s